Flexible Learning Sebagai Salah Satu Metode Belajar Bahasa Inggris

Seperti belajar bidang yang lain, bahasa Inggris juga mempunyai beberapa metode yang bias digunakan untuk belajar. Salah satunya adalah flexible learning. Flexible learning adalah metode pembelajaran dimana pelajar diberikan kebebasan pada bagaimana, apa, kapan, dan dimana dia belajar. Lingkungan flexible learning mengacu pada bagaimana ruang fisik digunakan, bagaimana pelajar berkelompok selama pembelajaran dan bagaimana waktu yang digunakan selama pembelajaran. Dengan ruang yang bebas, pelajar mungkin juga diberi kebebasan untuk belajar secara kolaboratif. Flexible learning mengacu pada kemampuan untuk mengkostumisasi tempat, waktu, dan mode pembelajaran. Hal ini membuat pelajar bebas menentukan bagaimana ia belajar, namun tetap dengan konsistensi belajar itu sendiri.

Jika dikaitkan dengan belajar bahasa Inggris, metode ini bias digunakan  untuk menyegarkan ruang di dalam diri pelajar. Karena seperti yang kita tahu bahwa masih banyak orang yang belajar bahasa Inggris hanya menggunakan buku saja. Hal ini membuat pelajar menjadi cepat jenuh setelah belajar. Dengan metode ini, mereka bias belajar bahasa Inggris secara fleksibel, dari mana saja, kapan pun mereka mau, dan tetap dengan tujuan yang sudah ditentukan. Apalagi jika pelajar merupakan pelajar secara otodidak. Mereka sebagai satu individu dapat secara bebas menentukan apa yang akan ia pelajari, tidak tergantung oleh siapapun atau kapanpun, atau juga dimanapun. Itu adalah salah satu contoh dari flexible learning ini.

Tidak hanya metode belajar bahasa Inggris saja, tidak kita sadari sebenarnya bahasa Inggris itu sendiri sifatnya fleksibel. Kosakata yang digunakan mengacu pada fleksibilitas bahasa. Penggunaannya juga fleksibel ditentukan oleh konteks kalimat yang akan digunakan. Oleh karena itu, hal ini menyebabkan bahasa Inggris cocok dipadukan dengan metode flexible learning. Seperti contoh seorang pelajar otodidak pemula, dia tidak tahu harus mulai darimana. Dengan flexible learning ini dia bias bebas menentukan dari mana dia harus belajar, tanpa harus bergantung pada mentor. Terlebih lagi karena bahasa Inggris sifatnyaf leksibel, pelajar tersebut juga bias bebas menentukan aspek bahasa Inggrisa pa yang akan ia pelajari terlebih dahulu.


Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini

Label