6 Persiapan Membuat Toko Online dari Nol

Membuat toko berbasis online kini menjadi salah satu pilihan yang memiliki peluang besar. Sebab sebagian masyarakat, khususnya masyarakat perkotaan dan mereka yang ‘melek’ dunia digital sangat memanfaatkan keberadaan toko online. Cara membuat toko online pun tergolong mudah, bisa disesuaikan kemampuan, serta kebutuhan. 


Persiapan Membangun Toko Online

Anda ingin terjun menjadi seorang reseller toko online dan merasa bingung untuk memulainya? Ini dia beberapa langkah persiapan dasar untuk membangun toko milik Anda.

1. Tentukan Jenis Produk

Pertama, Anda harus menentukan produk jenis apa yang ingin Anda jual di toko. Terdapat beberapa kategori, mulai dari produk fashion, produk makanan dan minuman, sampai produk yang berhubungan dengan hobi serta gaya hidup. 

Berbeda jika Anda memang sudah memiliki produk sendiri yang sejak awal ingin Anda jual melalui online, terjun dari nol mengharuskan Anda mencari produk yang dekat dan dari segi permintaan tergolong tinggi. Dekat di sini merupakan jenis produk yang sudah Anda kenal. Misalnya Anda adalah pengguna produk skin care dan memahami produk-produknya, lalu ingin ikut menjualnya.

2. Tentukan Tempat Berjualan

Langkah berikutnya ialah menentukan di mana Anda akan membuka toko. Sama seperti membuka toko offline yang mengharuskan kita mencari tempat membangun toko, Anda bisa memilih tempat paling aman, nyaman, dan dari segi sistem cocok dengan Anda. Lalu Anda juga bisa memanfaatkan berbagai e-commerce yang kini populer dan banyak disukai masyarakat sebagai tempat berbelanja.

3. Hitung Kebutuhan Modal Awal

Langkah dalam cara membuat toko online ketiga yaitu menghitung modal awal. Anda wajib memasukan segala biaya yang mendukung kelangsungan bisnis ke dalam perhitungan modal. Besar modal ini tergantung pada kemampuan. Hanya memiliki modal sedikit? Anda bisa menjadi dropshiper dari toko-toko yang telah ada lebih dulu.

4. Mencari Harga Termurah

Baik menjual produk langsung, atau berjualan sebagai dropshipper, usahakan cari harga produk yang termurah, tetapi kualitas tetap terjaga. Ingat, bagaimanapun jual beli yang berjalan berperan penting dalam membangun citra bagi toko milik Anda.

Jika produk yang dijual memiliki kualitas rendah, membuat pelanggan kecewa, toko Anda bisa mendapat nilai buruk. Biasanya para pebisnis pemula terkecoh pada harga murah yang ditawarkan reseller, nyatanya dari sisi kualitas tidak cukup baik.

5. Rancang Strategi Pemasaran

Ini menjadi langkah paling menantang, sekaligus wajib dirancang dipikirkan matang-matang. Keberhasilan sebuah toko online bukan hanya dari jenis produk, kualitasnya, harga yang ditawarkan, tetapi juga dari bagaimana Anda akan memasarkan produk-produk tersebut.

Di era digital seperti sekarang, mengandalkan media sosial bisa menjadi pilihan strategi pemasaran yang cukup menjanjikan. Contohnya, menggunakan jasa para influencer atau pun para artis media sosial untuk bantu mempromosikan. Jangan lupa biaya dalam strategi pemasaran ini juga termasuk dalam biaya modal.

6. Buat Pembukuan

Selanjutnya, langkah persiapan terakhir adalah buat pembukuan. Mau sekecil apapun skala penjualan, Anda tetap harus membuat pembukuan. Biasanya bila menggunakan wadah jual beli semacam e-commerce, catatan transaksinya akan otomatis terekam, sehingga mempermudah untuk membuat buku toko.

Melalui buku ini Anda bisa menghitung bagaimana pergerakan transaksi yang berjalan dan berapa keuntungan yang didapat setiap hari atau bulannya.

Agar cara membuat toko online dan saat melakukannya terasa lebih mudah, Anda bisa mempelajari berbagai hal di dalamnya dari toko-toko yang sudah berdiri lebih dulu. Memerhatikan bagaimana mereka menjual produk dan melakukan komunikasi dengan pelanggan.


Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini

Label